Mengenal Extended Reality – Extended Reality atau biasa disingkat XR adalah istilah umum yang mencakup seluruh spektrum realitas yang dibantu oleh teknologi imersif, misalnya Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), Augmented Virtuality (AV), Mixed Realities (MR), dan future realities. Ada juga yang mengartikan XR sebagai kombinasi interaksi grafis yang dihasilkan manusia dan komputer, yang berada dalam realitas serta lingkungan virtual. Konsep Extended Reality (XR) muncul ketika teknologi seperti Augmented Reality dan Virtual Reality digunakan oleh pengembang dan perusahaan teknologi di seluruh dunia. Saat ini, banyak film fiksi ilmiah yang menggunakan konsep Extended Reality (XR), tetapi mengoperasikannya di dunia nyata sangat berbeda. Untuk memahami aspek teknis dari Extended Reality (XR), kita perlu memahami teknologi yang digunakan untuk membuat Extended Reality (XR):

Mengenal Extended Reality – Singkatnya, melalui Extended Reality (XR), pengguna dapat mengunjungi tempat secara virtual, merasakan hal yang sama seperti mereka hadir di tempat itu, serta berinteraksi dengan individu lain di XR. Perusahaan yang ingin mengembangkan teknologi XR, tentunya akan menghadapi beberapa tantangan, seperti:

  1. Biaya: Biaya merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh perusahaan yang mengembangkan XR. Hal ini dikarenakan perangkat XR memerlukan biaya yang sangat mahal. Mahalnya biaya yang diperlukan untuk mengembangkan XR karena XR memerlukan banyak teknologi yang bekerja sama serta memerlukan banyak perangkat keras yang tentunya memuat biaya pengembangan menjadi sangat mahal.
  2. Perangkat Keras: Mengembangkan perangkat keras XR juga merupakan tantangan bagi perusahaan di bidang ini. Hal ini dikarenakan akan ada banyak teknologi, perangkat lunak serta komponen yang digunakan, dan membuat perangkat keras adalah tugas yang sulit.
  3. Privasi: Privasi merupakan tantangan yang akan dihadapi baik oleh pengguna maupun perusahaan. Karena perangkat XR diperlukan untuk membuat lingkungan berdasarkan kebutuhan pengguna, banyak detail pribadi yang mungkin diperlukan untuk menciptakan lingkungan tersebut. Penyimpanan data semacam itu akan membutuhkan biaya yang mahal bagi pihak perusahaan, dan privasi informasi dapat menjadi kekhawatiran bagi pihak pengguna.