Sebelumnya kita sudah membahas Pengertian Scam, Jenis-jenis scam yang sering terjadi pada Dunia maya bahkan di Internet. Silahkan simak di artikel disini jika kamu belum mengetahui apa itu Scam dan jenis-jenis yang terdapat pada Scam.


1. Ciri-ciri Scam

Sebelum kita menyikapi tindakan kejahatan satu ini, kita harus mengenali terlebih dahulu ciri-ciri scam yang sering terjadi yaitu :

1) Mengaku dari Instansi yang berwenang atau Organisasi yang kamu kenal.

Ciri ini merupakan salah satu Scammer yang patut diwaspadai. Scammer akan mengaku-ngaku seolah dari Instansi atau Organisasi resmi yang berwenang atas data yang kamu miliki. Dengan begitu, korban akan lebih mudah dikelabui dan memasukkan data pribadi yang harusnya tidak boleh dibagikan kepada siapapun.

2) Menginfokan Masalah atau Menawarkan Undian & Hadiah

Ciri ini biasanya melakukan aksinya dengan menginfokan kalau Scammer menemukan masalah pada Device atau perangkat yang korban gunakan, adanya transaksi yang dilakukan, memberitahu korban kalau mendapatkan hadiah yang harus diklaim dengan segera. Cara ini dilakukan agar pelaku mendapat data pribadi korban atau memperoleh sejumlah uang dari korban.

3) Menuntut untuk segera bertindak

Scammer membuat korban merasa terdesak sehingga menuntut si korban untuk melakukan suatu tindakan dengan perintah si Scammer. Biasanya pelaku akan menyuruh korban untuk segera membayar sejumlah biaya tebusan dengan waktu yang telah ditentukan yang sangat terbatas.

4) Memberi arahan dan Instruksi untuk melakukan pembayaran.

Ciri satu ini pelaku memberikan Iming-iming hadiah undian kepada korban, biasanya Scammer akan memberikan informasi kalau korban baru bisa mendapatkan hadiah atau mencairkan hadiah jika membayar sejumlah uang, uang yang dimaksud biasanya yang sering kita dengar adalah uang administrasi ataupun lainnya. Pelaku akan menginstruksikan kamu untuk melakukan transfer uang ke rekening pribadi pelaku scammer, bukan ke rekening instansi yang berwenang.


2. Cara Mencegah Scam

Agar kamu dapat terhindar dari tindak kejahatan ini, ada beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk mencegah dari tindakan Scammer, yaitu :

1) Jangan Sebarkan Data Pribadi

Cara mencegah yang pertama yakni dengan cara menjaga identitas dan data pribadi yang kamu miliki. Jangan berikan data pribadi kepada siapapun karena data tersebut tidak boleh sampai tersebar di internet secara bebas. Data pribadi dan identitas yang dimaksud meliputi : Tanda Pengenal, Alamat, Nomor telepon, tanggal lahir, rincian tabungan, ATM dan kartu kredit.

2) Gunakan Password yang kuat

Cara selanjutnya yang dapat kamu terapkan yaitu dengan menerapkan password yang kuat. Gunakan Password yang susah ditebak dengan kombinasi huruf kapital dan kecil serta angka dan simbol. Jangan gunakan password dengan nama asli ataupun tanggal lahir yang dapat dengan mudah ditebak oleh scammer seperti metode brute force attack.

3) Tidak mudah percaya instruksi

Jangan gampang percaya dengan instruksi dari orang yang tidak dikenal ataupun oknum yang mengaku dari pihak resmi. Scammer akan berupaya untuk memaksa korban melakukan tindakan dengan segera agar korban merasa panik dan melakukan tindakan sesuai yang diinstruksikan pelaku tanpa pikir panjang. Lakukan pengecekan ke pihak resmi yang bersangkutan terlebih dahulu sebelum kamu melakukan tindakan apapun.

4) Verifikasi keamanan website

Cara menghindari scamming selanjutnya yang dapat kamu lakukan dengan cara mengecek keamanan website. Pelaku biasanya membuat website palsu untuk mengelabuhi korban demi melancarkan tindak kejahatan yang dibuat. Pastikan URL situs dimulai dengan “https” yang merupakan situs protokol yang aman.

5) Maksimalkan keamanan dengan 2FA

Selanjutnya, Gunakan verifikasi 2FA. 2FA ( Two Factor Authentication ) merupakan pengamanan login akun menggunakan verifikasi dua langkah. Dengan metode ini, setiap upaya login akan selalu memerlukan verifikasi dari dua perangkat. Kamu akan mendapat notifikasi apabila ada upaya login ke akun yang kamu miliki. Jadi, kamu bisa lebih mengontrol aktivitas login akun untuk mencegah adanya peretasan.